Gula Merah

Event

Tyas Manunggal, Melampaui Indikator PEARLS (4 dari 4)

Indikator PEARLS yang dikembangkan World Council of Credit Union (WCOCU) kaprah dipakai oleh CU atau Koperasi Kredit di Indonesia untuk menilai capaiannya. PEARLS ini merupakan parameter komposit yang tersusun dari: Protection, Effective Financial Structure, Asset Quality, Rate of Return and Cost, Liquidity dan Signal of Growth (selengkapnya klik di sini). Sebagai pembanding bank-bank swasta menggunakan indicator CAMEL (selengkapnya klik di sini).

Read more
CUSS, Software Sosio-Ekonomi (3 dari 4)

Credit Union Smile System atau CUSS merupakan software yang dikembangkan secara mandiri oleh CU Tyas Manunggal. Software itu sedikit berbeda dengan piranti Simpan Pinjam lain seperti Sikopdit, Sicundo atau lainnya. Pasalnya CUSS tak hanya memotret kinerja aktivitas simpan pinjam serta akuntansi belaka, melainkan juga pengembangan anggota mereka. “Software ini kan hanya alat bantu, Mas. Yang terpenting adalah kita tahu tujuannya yang bagaimana”,

Read more
Kader HALO, Kader yang Menghidupkan (2 dari 4)

CU Tyas Manunggal hanya memiliki 13 karyawan tetap yang melayani 2300 anggota. Ditambah dengan 5 orang Pengurus dan 3 orang di Badan Pengawas. Di luar itu Tyas Manunggal memiliki kaki-kaki yang langsung bersentuhan dengan anggotanya. Mereka adalah para Kader HALO. HALO ini kependekan dari “Hidup Akan Lebih Oke”, yakni moto Tyas Manunggal saat ini. Kader HALO merupakan anggota yang dihidup di tengah-tengah anggota lainnya. Jumlahnya saat ini mencapai

Read more
Tyas Manunggal, Koperasi Pemberdaya (1 dari 4)

Bila definisi koperasi itu sebagai himpunan orang, maka Tyas Manunggal termasuk di dalamnya. Pasalnya yang menjadi fokus utama adalah orang-orangnya, bukan uangnya. Hal itu bukan isapan jempol belaka. Seluruh aktivitas Tyas Manunggal yang berbentuk Credit Union (CU) atau Koperasi Simpan Pinjam (KSP) tertuju pada pemberdayaan anggota. Pemberdayaan anggota itu dengan jalan membangun komunitas/ kelompok anggota sebagai ruang kerjasama yang manfaati.

Read more
Tanggung Renteng Sebagai Tata Nilai dan Sistem di Dunia Koperasi

Prinsip tanggung renteng dapat menjadi tata nilai dan sistem di dunia koperasi, khususnya koperasi simpan-pinjam. Sebagai tata nilai, tanggung renteng maujud dalam kesalingpercayaan, musyawarah, kebersamaan, keterbukaan, dan tanggung jawab. Tanggung renteng mendorong lahirnya sistem yang menjamin tujuan koperasi dapat tercapai secara kolektif. Demikian poin penting yang dibahas dalam Kopdar Pelaku Ekomomi-Koperasi Banyumas, Kamis (21/7) di Pusat

Read more
Amaliah Ramadhan Bersama 1000 Yatim Piatu

Bersama Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (KOWAPI) Kab. Banyumas, Kopkun sponsori kegiatan Amaliah Ramadhan bersama 1000 Yatim Piatu. Kegiatan itu dilaksanakan pada 25 Juni 2016 lalu. Puncak kegiatan adalah pembagian bingkisan berupa perlengkapan sekolah/ ibadah dan sejumlah uang kepada 1000 yatim piatu di Banyumas. Sebelumnya kegiatan itu diawali dengan tausiah dan buka bersama. Tiap tahun KOWAPI Banyumas selalu menyelenggarakan kegiatan serupa.

Read more
Kopkun Institute Bikin Workshop DNA

Sedikitnya 18 peserta terdiri beragam latar belakang ikut workshop yang digelar Kopkun Institute pada 30 Maret 2016 lalu. Workshop itu mengangkat hal yang relatif baru bagi teman-teman aktivis koperasi dan gerakan sosial lainnya. Namanya Discourse Network Analysis atau enaknya disebut DNA. Menurut Sobirin, demikian akrab disapa, “DNA merupakan hasil perkawinan dari discourse analysis yang fokus pada analisis wacana dengan social network analysis.

Read more
Apa Makna Maskot Si Keket?

Si Keket, Maskot Kopkun itu telah dilaunching pada 23 Maret 2016 saat Rapat Anggota Tahunan atau RAT Koperasi Konsumen Kopkun tutup buku 2015. Namanya enak didengar, Si Keket. Rupanya adalah kupu-kupu dengan sayap warna-warni yang mengembang sempurna. Lantas apa makna maskot itu? Filosofi Si Keket adalah ulat Keket yang metamorfosis atau berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Semangat metamorfosa itulah makna dasar Si Keket yang menjiwai suasana kebatinan

Read more
Talkshow Bisnis Kreatif Bersama Kaos Ngapak dan Nona Heena

Tampil sebagai narasumber dalam Talkshow Bisnis Kreatif adalah Pujianto (Owner Kaos Ngapak) dan Rusi Inda (Owner Nona Heena). Talkshow itu dipandu Aef Nandi, HC. sebagai host yang kece badai. “Selamat pagi!”, “Luarrrrr biasaaa!”, seru Aef dan disambut peserta talkshow, 23 Maret 2016. Talkshow tersebut sebagai kegiatan pengatar sebelum Rapat Anggota Tahunan atau RAT Koperasi Konsumen Kopkun tahun buku 2015. Sekitar 100 peserta yang terdiri

Read more
Kopkun Launching Maskot Saat Rapat Anggota

Rapat Anggota Tahunan atau RAT Koperasi Konsumen Kopkun tahun ini dimeriahkan dengan peluncuran maskot. Maskot itu berupa kupu-kupu dengan warna menyolok: kuning, merah dan hitam. Peluncuran ditandai dengan foto groufie peserta rapat dengan Kepala Dinas Koperasi Banyumas, Yunianto. Peluncuran maskot itu membuka Rapat Anggota yang dihadiri 160an anggota Kopkun. Sebagai Presidium Sidang Tetap terpilih secara demokratis adalah Idah Hamidah (Dosen),

Read more
adv bawah kotak
adv dalam