Gula Merah

Apa Makna Maskot Si Keket?

IMG_5014

Si Keket, Maskot Kopkun itu telah dilaunching pada 23 Maret 2016 saat Rapat Anggota Tahunan atau RAT Koperasi Konsumen Kopkun tutup buku 2015. Namanya enak didengar, Si Keket. Rupanya adalah kupu-kupu dengan sayap warna-warni yang mengembang sempurna. Lantas apa makna maskot itu?

Filosofi Si Keket adalah ulat Keket yang metamorfosis atau berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Semangat metamorfosa itulah makna dasar Si Keket yang menjiwai suasana kebatinan Koperasi Konsumen Kopkun. Seperti diterangkan secara lengkap pada dokumen Renstra Kopkun 2015-2025, sejarah Kopkun adalah sejarah perubahan (unduh, klik di sini).

Sejarah itu bermula dari Koperasi Mahasiswa (Koperma) Unsoed berubah menjadi Koperasi “Koperma Unsoed”. Lantas berubah kembali untuk mengikuti prinsip-prinsip koperasi ICA 1995 menjadi Koperasi SOEDIRMAN. Pada 2006 lahir Koperasi Kampus Unsoed atau Kopkun dan Koperasi SOEDIRMAN melebur ke dalamnya. Koperasi Kampus Unsoed kembali berubah pada 2014 ditandai dengan visi baru “Menjadi Koperasi Konsumen Terbesar di Banyumas pada 2025”. Nama pun berubah menjadi Koperasi Konsumen Kopkun.

Energi dinamis dan semangat perubahan untuk mencapai kesempurnaan itu yang mewujud dalam maskot berlambang kupu-kupu itu. Ya, Si Keket pada mulanya adalah ulat yang menjadi kepompong dan metamorfosa puncaknya menjadi kupu-kupu yang indah. Harapannya, perubahan-perubahan yang terjadi seturut dengan dinamika ruang-waktu membawa Kopkun menjadi koperasi yang sempurna.

Lantas apa itu koperasi yang sempurna? Kopkun memahami koperasi sebagai perusahaan yang bergerak pada ruang ekonomi, sosial dan budaya. Sehingga sempurnanya Kopkun adalah bila mampu berkinerja baik dalam tiga ruang besar itu. Pada ruang ekonomi atau bisnis tentu saja targetnya harus besar. Pada ruang sosial-budaya atau organisasi targetnya harus mengakar yang dimiliki dan menyejahterakan anggota dan masyarakat sekitar.

Semangat menuju kesempurnaan itu menjadi klop dengan adanya Mimpi Kopkun 2025. Mimpi itu adalah menjadi koperasi konsumen terbesar di Banyumas sehingga bisa memberikan manfaat nyata baik material dan immaterial kepada anggota dan masyarakat luas. Tentu saja, kerja cerdas dan keras dibutuhkan untuk mewujudkan mimpi itu. Bukan hanya oleh Pengurus, Pengawas dan Manajemen, melainkan seluruh unsure organisasi, termasuk Anggota.

Si Keket sebagai ulat boleh jadi dulu membuat “gatal” orang-orang dengan teriakan ideologisnya. Namun Si Keket sebagai kupu-kupu akan membuat orang terpesona dengan karya nyata ideologi demokrasi ekonomi lewat bangun usaha yang bersama ko-operasi. Bravo! []

About Author: kopkun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

adv bawah kotak
adv dalam